Alat – Alat dalam Perbaikan Mutu

Memperoleh alat yang benar dalam melakukan suatu pekerjaan adalah hal yang penting. Menurut Franklin P. Schargel (1994), dengan menggunakan alat dan teknik perbaikan mutu, akan dapat diketahui problem yang dihadapi dan akar penyebabnya sehingga dapat pula menolong penggunanya untuk mengajukan solusi yang diinginkan.
Dalam hal perbaikan mutu pendidikan ada beberapa alat yang digunakan, antara lain:
1) Gugah Pikiran ( Brain storming)
Brainstorming merupakan suatu alat yang digunakan dalam manajemen mutu terpadu untuk memancing dan menghimpun sejumlah gagasan tentang isu dan masalah tertentu.
2) Jaringan Kerja Kemiripan (Affinity Network)
Teknik ini digunakan untuk mengelompokkan sejumlah gagasan, pendapat, atau bahan-bahan kajian menurut kemiripan dan keserupaannya.
3) Diagram Tulang Ikan (Fishbone Diagram or Ishikawa)
Teknik ini menggambarkan atau memetakan hubungan antara faktor-faktor yang diperkirakan berpengaruh terhadap suatu masalah atau hasil yang diinginkan.
4) Analisis Keadaan Lapangan (Force-Field Analysis)
Adalah suatu alat untuk mengidentifikasi dan mendiskusikan dua jenis kekuatan, yaitu kekuatan yang mendorong dan menghambat bagi terwujudnya suatu perubahan yang diinginkan.
5) Pendiagraman (Process Charting)
Teknik ini digunakan untuk mengetahui komponen-komponen yang terlibat dalam suatu proses, terutama untuk mengetahui siapa yang menjadi pelanggan dalam proses tersebut.
6) Diagram Arus ( Flowcharts)
Suatu teknik yang digunakan untuk menggambarkan langkah-langkah suatu proses kerja yang berurutan. Teknik ini digunakan apabila dipandang perlu memahami dan memperbaiki suatu proses kerja ataupun terciptanya pemahaman yang sama tentang bagaimana suatu pekerjaan harus dilaksanakan.
7) Analisis Pareto (Pareto Analysis)
Suatu alat berbentuk grafik yang memperlihatkan distribusi dan frekuensi kejadian dari masalah yang diteliti. Alat ini digunakan apabila kita ingin mencari solusi dari suatu masalah yang paling mendesak dan sedang dihadapi tim atau lembaga.
8.) Pengukuran Kinerja (Benchmarking)
Alat ini digunakan untuk membandingkan kinerja lembaga kita sendiri dengan kinerja lembaga lain dalam rangka mengetahui kinerja yang baku. Alat ini digunakan untuk mewujudkan keunggulan kompetitif.
9) Pemetaan Arah Karier (Career Path-Mapping)
Alat ini digunakan untuk mengidentifikasi tahapan-tahapan penting ataupun kendala-kendala yang cukup potensial dalam perjalanan karier seorang pelajar atau mahasiswa.

Perlu diperhatikan bahwa penggunaan alat dan teknik diatas harus disesuaikan dengan masalah yang akan diselesaikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

*
= 5 + 3